WRR Akan Rilis EP Terbaru dari UDANWATU

Udanwatu telah kembali! Duo Adit Bujbunen Al Buse (Serigala Jahanam / Karbala Bukan Fatamorgana / Sabedarah) dengan Halim Budiono (Cranial Incisored / Leftyfish / Hephaestus) ini akan merilis sebuah EP baru.

Di rilisan terbarunya ini Udanwatu berkolaborasi dengan Anita Siswanto, vokalis dari Kua Etnika & Sinten Remen (band yang dipimpin oleh Djaduk Ferianto).

Untuk menyesuaikan dengan proyek ini, nama Udanwatu diubah menjadi “Chronicles Of Udanwatu“.

Di EP terbarunya nanti Udanwatu akan bermain di wilayah sub-genre: Digital Hardcore, Speedcore, Gabber & Breakcore.

Format fisik dari EP anyar mereka nanti akan dirilis oleh Wasted Rockers Recordings. Cek sampel materi untuk EP terbaru Udanwatu, melalui video di atas.

Chronicles Of Udanwatu:
Adit Bujbunen Al Buse: Programming, Sampling.
Halim Budiono: Shredding, Sampling
Anita Siswanto: Vox

Advertisements

Udanwatu

This slideshow requires JavaScript.

Udanwatu adalah proyek experimental electronic-music dari Adit Bujbunen Al Buse (Serigala Jahanam / Karbala Bukan Fatamorgana / Sabedarah) dengan Halim Budiono (Cranial Incisored / Leftyfish / Hephaestus) yang didirikan pada tahun 2008.

Dalam waktu dekat Wasted Rockers Recordings akan merilis EP terbaru dari Udanwatu. Untuk EP terbarunya ini Udanwatu berkolaborasi dengan Anita Siswanto, vokalis dari Kua Etnika & Sinten Remen (band yang dipimpin oleh Djaduk Ferianto). Mari kita nantikan bersama!

Diskografi:
Various Artists – Maujud: The Soundtrack (Sinapang Masin Rekerdz / Yesnowave, 2008)
Durjana Saya Sempurna (Sinapang Masin Rekerdz, 2011)
Megamix Militia Vol. 3: Udanwatu – Durjana Saya Sempurna (Yesnowave, 2013)

Layouter rilisan perdana Wasted Rockers Recordings

Adit Bujbunen Al Buse

Adit Bujbunen Al Buse

Untuk layouter rilisan perdana Wasted Rockers Recordings nanti bakal dikerjakan oleh Adit Bujbunen Al Buse (@bujubuneng), salah satu seniman grafis / visual yang kami kagumi. Karya-karya beliau sudah menghiasi banyak sampul literatur & album rekaman (indie maupun mainstream), contohnya seperti: Supernova: Akar (Dee Lestari), Pintu Terlarang (Sekar Ayu Asmara), Kumpulan Terjemahan: Karya Sastra Rusia (Prof. Dr. Moh.H Tadjuddin M.APain Killer, dan lain-lain. Adit juga membuat beberapa animasi, ilustrasi, desain interior / furnitur, dan lain-lain.  Novel terbaru karya Melly Goeslaw (Potret) yang berjudul Balance (2012) pun artwork-nya juga dikerjakan oleh Adit.

Selain bekerja untuk orang lain, Adit juga aktif mengeluarkan karya sendiri, entah itu lewat musik, seperti di: Sabedarah, Karbala Bukan Fatamorgana, Udanwatu, Serigala Jahanam, dan-lain-lain. Adit juga rajin membuat mixtape, proyek remix untuk artis lain, beberapa scoring, berkolaborasi dengan beberapa musisi-musisi eksperimental luar negeri, dan lain-lain. Lalu ia pun aktif merilis karya-karya literatur dalam format digital, yakni novel, cerpen dan prosa, contohnya seperti Prahara Berdarah di Prapatan Jengkol, Maujud dan Kanika: Kisah-kisah Sebelum Tidur.

Untuk dunia komik pun Adit cukup ‘bersuara’, contohnya ada di komik Methal Pertiwi dan Sabeni Preman Angkasa yang pernah ia buat. Methal Pertiwi part II kabarnya kini sedang dalam tahap penggarapan.

Klik ke sini untuk melihat portofolio Adit Bujbunen Al Buse: http://aditbujbunenalbuse.tumblr.com/