Out now: LEDAKAN URBANISASI – Brandal Psikedelik EP (2021)

Berandal Psikedelik (2021), sebuah mini-album kompilasi rekaman era tahun 2005 – 2019 dari Ledakan Urbanisasi. Beberapa dari materinya adalah cover-versions.

Artist: Ledakan Urbanisasi
Album title: Berandal Psikedelik
Format: EP / digital
Label: Wasted Rockers Recordings
Catalogue: WRR-15
Country: Indonesia
Release date: 15 Februari 2021
Genre: Alternative & Punk
Style: Lo-Fi / Acoustic / Indie-Rock / Punk-Rock

Tracklist:

  1. Intro
  2. Bercengkrama
  3. Hancur
  4. Wasted (Black Flag cover)
  5. Stab Your Back (The Damned cover)
  6. Dehumanized (Void cover)
  7. The Last Song (The Smashing Pumpkins cover)
  8. Enak Coooy

Credits:

  • “Intro” diambil dari siaran Radio RRI, 1 Oktober 1965.
  • “Bercengkrama”, “Hancur” & The Last Song” diambil dari demo tape tahun 2005. Direkam di Jatinangor.
  • “Enak Coooy” direkam di jalan Bendungan Hilir Raya, Jakarta Pusat, 28 Januari 2017.
  • “Wasted”, “Stab Your Back” & “Dehumanized” direkam live di Granada Studio, Jakarta Selatan, 21 Februari 2019.
  • “Wasted” adalah lagu milik Black Flag.
  • “Stab Your Back” adalah lagu milik The Damned.
  • “Dehumanized” adalah lagu milik Void.
  • “The Last Song” adalah lagu milik The Smashing Pumpkins.

Ledakan Urbanisasi di rekaman ini:

  • Dede / vokal & gitar di semua lagu.
  • Adit Bujbunen Al Buse / bassist di lagu “Wasted”, “Stab Your Back” & “Dehumanized”.
  • Dipo / drummer di lagu “Wasted”, “Stab Your Back” & “Dehumanized”.
  • Pali & Issa / suara orang ngobrol di lagu “Bercengkrama” & “The Last Song”.
  • Issa / efek noise di lagu “Hancur”.

Foto sampul album oleh Saija Pictures
Layout oleh Dede

Out now: LEDAKAN URBANISASI – Bintang Radio Bajakan EP (2018)

Ledakan Urbanisasi - Bintang Radio Bajakan

Ledakan Urbanisasi – Bintang Radio Bajakan

Bintang Radio Bajakan (2018), mini-album dari Ledakan Urbanisasi yang mengambil konsep sandiwara-radio / radio-drama.

Rilisan ini merupakan sebuah penghormatan untuk program-program sandiwara radio di RRI pada dekade 80-an sampai awal 90-an, serta keberadaan radio-radio ilegal (pirate-radio) di Indonesia saat itu.

Materi di Bintang Radio Bajakan (2018) diambil dari kumpulan cassette / tape home-recording milik Dede dari tahun 1989 dan 2004.

Artist: Ledakan Urbanisasi
Album title: Bintang Radio Bajakan
Format: EP / digital
Label: Wasted Rockers Recordings
Catalogue: WRR-14
Country: Indonesia
Release date: 29 November 2018
Genre: Alternative & Punk
Style: Radio-Drama / Sandiwara-Radio / Lo-Fi / Comedy

Tracklist:
01. Hallo Man, Welcome to Metal Area
02. Iklan Susu Kuda Liar
03. Mimpi Buruk
04. Bangunin Temen
05. Sandiwara Radio AADC
06. Tuk Tik Tak Tik Tuk
07. Lomba Mirip Ariel

Credits:
Artwork oleh Gilang Topan Firdaus

– “Hallo Man, Welcome to Metal Area” (track 1) direkam oleh Dede pada tahun 1989, ketika masih SD.
– track 2 – 7 direkam oleh Dede dan Issa pada tahun 2004 di Jatinangor, dengan menggunakan gitar akustik dan feature-phone (kalau tidak salah) Nokia 2300.

WRR Akan Rilis EP Terbaru dari UDANWATU

Udanwatu telah kembali! Duo Adit Bujbunen Al Buse (Serigala Jahanam / Karbala Bukan Fatamorgana / Sabedarah) dengan Halim Budiono (Cranial Incisored / Leftyfish / Hephaestus) ini akan merilis sebuah EP baru.

Di rilisan terbarunya ini Udanwatu berkolaborasi dengan Anita Siswanto, vokalis dari Kua Etnika & Sinten Remen (band yang dipimpin oleh Djaduk Ferianto).

Untuk menyesuaikan dengan proyek ini, nama Udanwatu diubah menjadi “Chronicles Of Udanwatu“.

Di EP terbarunya nanti Udanwatu akan bermain di wilayah sub-genre: Digital Hardcore, Speedcore, Gabber & Breakcore.

Format fisik dari EP anyar mereka nanti akan dirilis oleh Wasted Rockers Recordings. Cek sampel materi untuk EP terbaru Udanwatu, melalui video di atas.

Chronicles Of Udanwatu:
Adit Bujbunen Al Buse: Programming, Sampling.
Halim Budiono: Shredding, Sampling
Anita Siswanto: Vox

Udanwatu

This slideshow requires JavaScript.

Udanwatu adalah proyek experimental electronic-music dari Adit Bujbunen Al Buse (Serigala Jahanam / Karbala Bukan Fatamorgana / Sabedarah) dengan Halim Budiono (Cranial Incisored / Leftyfish / Hephaestus) yang didirikan pada tahun 2008.

Dalam waktu dekat Wasted Rockers Recordings akan merilis EP terbaru dari Udanwatu. Untuk EP terbarunya ini Udanwatu berkolaborasi dengan Anita Siswanto, vokalis dari Kua Etnika & Sinten Remen (band yang dipimpin oleh Djaduk Ferianto). Mari kita nantikan bersama!

Diskografi:
Various Artists – Maujud: The Soundtrack (Sinapang Masin Rekerdz / Yesnowave, 2008)
Durjana Saya Sempurna (Sinapang Masin Rekerdz, 2011)
Megamix Militia Vol. 3: Udanwatu – Durjana Saya Sempurna (Yesnowave, 2013)

Keluarga Baru Wasted Rockers Recordings: JANGGUT NAGA

 

Janggut Naga adalah sebuah band proyek iseng dari Galih / vokal [Deugalih & Folks], Joe / gitar [Terapi Urine / eks Godless Sympthoms / eks Serigala Jahanam], Galant / bass (70s Orgasm Club) & Dipo / drums [Serigala Jahanam / eks MellonYellow] pada tahun 2007.

Karena hanya sebatas proyek iseng, band ini cuma merekam dua buah lagu demo, yang direkam live di studio pada tahun 2007. Untuk urusan manggung pun, Janggut Naga hanya manggung sebanyak lima/enam kali, dalam periode tiga tahun eksistensi mereka (2007-2010).

Pertengahan 2015, lima tahun pasca bubarnya Janggut Naga pada tahun 2010, para personil band tersebut memutuskan reuni, untuk merekam ulang lagu-lagu lama mereka, dengan kualitas yang lebih baik, plus menciptakan lagu-lagu baru.

Untuk gaya bermusik, Janggut Naga memainkan gaya 90s bikers-rock / hard-rock / heavy-metal / alternative-metal ala: Monster Magnet, Orange Goblin, Corossion Of Conformity, Slash’s Snakepit, Black Label Society, Alice In Chains & Soundgarden.

Wasted Rockers Recordings berencana untuk merilis EP dari Janggut Naga; berisikan dua buah demo lawas milik mereka yang direkam tahun 2007, dua buah lagu lama yang direkam ulang dengan kualitas lebih baik, dua buah lagu baru, serta foto-foto dokumentasi Janggut Naga selama tiga tahun eksistensi mereka (2007-2010).

Entah apakah dengan EP tersebut Janggut Naga akan dijadikan band serius oleh para personilnya, atau reunian hanya untuk rekaman saja? Kita lihat nanti…  😉

Cek salah satu demo tahun 2007 milik Janggut Naga di atas.