To Die

To Die

To Die

To Die adalah salah satu eksponen penting di scene noise / experimental Indonesia.

Band ini berdiri di Yogyakarta pada tahun 1998. Berawal dari band crust-punk, dan terus bertualang dalam memainkan musik. Banyak genre yang mereka geluti, mulai dari: grindcore, noisecore, sludge-metal, free-jazz, power-electronic, drone, hingga ke harsh-noise.

Trio ini sudah banyak melakukan tur dalam dan luar negeri. Diskografi dari To Die pun tercatat sudah hampir 300 buah rilisan!

Bersama dengan Relamati Records, Wasted Rockers Recordings akan merilis split EP, To Die / Serigala Jahanam. Nantikan!

Advertisements

Cuplikan Lagu JANGGUT NAGA di FHM Indonesia

Janggut Naga on FHM

Janggut Naga on FHM

Janggut Naga mendapat ekspos oleh FHM Indonesia. Namun bentuk eksposnya adalah berupa musik latar untuk video demo masak! 😛

Ya, cuplikan lagu dari Janggut Naga, yang akan kami rilis albumnya tersebut, jadi musik latar untuk program FHM Man Food, yang kali ini memperlihatkan resep cara memasak menu bone-in rib eye steak.

Cek videonya di bawah ini. Cek juga profiling Janggut Naga oleh FHM Indonesia di tautan berikut.

WRR Resmi Rekrut CHAOTIC MAMA

Chaotic Mama (ki-ka: Jorgy, Harlan "Bin", Andri)

Chaotic Mama (ki-ka: Jorgy, Harlan “Bin”, Andri)

Wasted Rockers Recordings berencana untuk merilis album diskografi dari Chaotic Mama, sebuah band punk-rock lawas asal Jakarta.

Chaotic Mama adalah sebuah band punk-rock proyekan iseng dari Andri Boer (vokal & gitar), Harlan “Bin” Boer (bassist & vokal latar) & Jorgy (drums) yang didirikan di Jakarta pada awal tahun 1998.

Karena hanya sebuah proyek iseng, maka Chaotic Mama tidak terlalu produktif. Tercatat Chaotic Mama hanya mengeluarkan dua buah single untuk album kompilasi Do Re Mi (Paviliun Records, 2006). Setelah itu tak jelas status band ini.

Namun ternyata pada awal tahun 1998, Chaotic Mama telah merekam belasan lagu demo yang direkam secara live di studio.

Album “diskografi” dari Chaotic Mama yang akan kami rilis ini berisi singles mereka dari tahun 2006, serta kumpulan lagu dari demo-tape lawas mereka tahun 1998.

Persiapkan diri kalian untuk mendengarkan album dari these oldschool punk-rockers! 😮

Chaotic Mama

Chaotic Mama (ki-ka: Jorgy, Harlan "Bin", Andri)

Chaotic Mama (ki-ka: Jorgy, Harlan “Bin”, Andri)

Chaotic Mama adalah sebuah band punk-rock proyekan iseng dari Andri Boer (vokal & gitar), Harlan “Bin” Boer (bassist & vokal latar) & Jorgy (drums) yang didirikan di Jakarta pada awal tahun 1998.

Karena hanya sebuah proyek iseng, maka Chaotic Mama tidak terlalu produktif. Tercatat Chaotic Mama hanya mengeluarkan dua buah single untuk album kompilasi Do Re Mi (Paviliun Records, 2006). Setelah itu tak jelas status band ini.

Namun ternyata pada awal tahun 1998, Chaotic Mama telah merekam belasan lagu demo yang direkam secara live di studio.

FYI, Andri Boer adalah founder dari Paviliun Records, salah satu label independen lokal tertua di Jakarta, yang juga bertanggung jawab atas kesuksesan Efek Rumah Kaca (album pertama mereka dirilis oleh Paviliun Records) dan Besok Bubar (band grunge tersebut meledak ketika dipegang oleh Paviliun Records).

Lalu Harlan “Bin” Boer adalah salah satu sosok yang cukup dikenal di scene indie nasional. Sebelum menjadi solois, Harlan pernah bermain di band-band penting scene indie Jakarta seperti: (vokalis) C’Mon Lennon, (keyboardis) The Upstairs, & (bassist) Room-V. Selain bermain musik, Bin juga aktif “di belakang layar” dengan pernah menjadi produser album Ode Buat Kota (2010) milik Bangkutaman, co-produser album Salacca Zalacca (2010) milik Zeke Khaseli, pendiri label rekaman Jangan Marah Records, serta pendiri-editor Majalah Cobra.

Yang terakhir, Jorgy, sebelumnya pernah bermain di band garage-rock / hard-rock slebor bernama The Gimmick, yang eksis pada pertengahan dekade 2000-an.

Wasted Rockers Recordings berencana untuk merilis album “diskografi” dari Chaotic Mama, yang berisi singles mereka dari tahun 2006, serta kumpulan lagu dari demo-tape lawas mereka tahun 1998.

Chaotic Mama memainkan style ’77 UK punk ala Buzzcocks, Magazine, Undertones, Sham 69 & The Clash. Tunggu saja yah album mereka kami rilis  😉